
Kemarin, untuk kepentingan antar jemput anak, saya membeli motor honda Beat. Harganya Rp12,350ribu. Karena bayar tunai maka ada potongan sebesar Rp200ribu, jadi seluruhnya menjadi cukup Rp12juta plus Rp150ribu. Untuk BPKB dan STNK sudah diurus oleh dealer motor dan diberi tambahan bonus helm standard plus jaket.
Awalnya saya sedikit bimbang untuk memilih merk apa. Tapi apa boleh buat, saya masih memilih honda, karena sewaktu kuliah di jogja saya menggunakan GL-pro tahun 1994 dan memuaskan.
Walaupun sudah menentukan merk, namun saya kembali bimbang dengan jenisnya. Ada banyak pilihan. Namun yang jelas, berhubung calon pemakai adalah kaum hawa, yaitu kalau bukan istri saya, juga digunakan oleh tante anak saya, atau mbak-mbak yang antar-jemput anak saya, maka saya mencari yang matic.
Pilihannya 2. Tipe Vario atau beat. Tentu saja vario lebih baik, namun sesuai fungsinya yang sekadar beroperasi di sekitar komplek perumahan, maka saya pilih motor yang ringan, manuver saat belok gampang, dan ringkas, maka beat adalah pilihannya. Kebetulan yang tersedia (ready stock) saat itu pun adalah beat warna pop pink yang memang warna kesukaan anak saya, jadi apa boleh buat, segera saya pesan.
Rupanya setelah saya bayarkan setengahnya via atm, sorenya motor diantarkan ke rumah. Wow! Cepat ya.
Saat tiba, sisa uang yang harus dibayarkan, saya bayar lewat penghantar disertai fotokopi untuk pembuatan bpkb dan stnk.
15 menit setelah serah terima, segera saya coba. Kesan pertama! Empuk dan ringan. Asyik dan tepat untuk sekadar jalan-jalan.
Sip lah pokoknya mah!
“Posted form BoldBerry”
Recent Comments